7 Langkah Budidaya Buah Naga yang Gampang dan Praktis

Saya akan membantu Anda melewati 7 Tahapan budidaya buah naga. Mulai dari mengenal buah naga, memilih bibit yang sesuai dengan kantong dan pasar anda, sampai cara memanennya.

buah naga berbunga 5678

Daftar Isi
1. Apa Itu Buah Naga
2. Memilih Bibit yang Baik
3. Mempersiapkan Budidaya Buah Naga
4. Cara Menanam Bibit Buah Naga
5. Pemeliharaan Buah Naga
6. Memangkas Tanaman Buah Naga
7. Memanen Buah Naga

Yuk Kita Mulai.

Apa Itu Buah Naga

Siapa yang tidak kenal buah naga? Belakangan ini, buah naga kian populer. Masyarakat sudah mengetahui kandungan buah naga yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Buah naga ini berasal dari Meksiko yang kemudian dikembangkan oleh berbagai negara lainnya.

buah naga 1342q42

Bagi yang pernah mengonsumsinya, buah naga terasa manis. Sekarang, buah naga sudah diolah menjadi bermacam-macam bentuk, misalnya dalam bentuk jus, roti sampai dengan dijadikan campuran nasi goreng.

Buah ini mengandung beberapa zat penting, diantaranya fiber, betakaroten, vitamin A dan masih banyak lagi. Buah naga kini dapat kamu temui di pasar, baik pasar tradisional maupun modern. Jika ingin mendapatkannya tanpa mengeluarkan biaya, kamu bisa membudidayakan sendiri. Cara budidayanya terbilang mudah. Lebih detail tentang manfaat, sudah saya jelaskan di 15 Manfaat buah naga.

Indonesia merupakan salah negara yang cocok dijadikan tempat budidaya buah naga. Kondisi iklim dan alamnya sangat mendukung. Jadi, untuk kamu yang ingin budidaya buah naga dapat mengikuti cara berikut ini.

Memilih Bibit yang Baik

Ada dua cara mendapatkan bibit yang dapat kamu lakukan, yaitu dengan cara generatif dan vegetatif. Kalau dengan cara generatif, berarti bibit didapatkan dari biji buah naga. Biji tersebut sebelumnya dipilih yang paling baik. Namun, hanya para pakar yang bisa melakukannya.

Bagi pemula, bisa mencoba cara vegetatif. Selain mudah, cara tersebut akan membuat buah tumbuh lebih cepat. Untuk mendapatkan buah yang sempurna, kamu harus memilih tanaman induk yang baik. Sifat induk nantinya akan menurun pada anakannya termasuk buahnya.

Pembibitan dengan cara vegetatif dilakukan melalui stek. Berikut ini cara melakukan stek tanaman buah naga.

  1. Pilih cabang atau batang tanaman yang pernah berbuah minimal 4 kali dan diameternya sekitar 8 cm. Carilah batang yang berwarna hijau kelabu, nampak sehar, keras dan tua.
  2. Potonglah batang yang panjangnya 80-120 cm, sisakan 20% bagian.
  3. Kemudian, potonglah batang yang akan distek dengan panjang 20-30 cm. Bagian atas batang dipotong rata dan pangkal bawahnya dipotong meruncing. Pangkal bawah ini nantinya yang akan ditancapkan ke tanah.
  4. Oleskan perangsang akar di pangkal batang bagian bawah, lalu tancapkan ke bedengan atau polybag uang berisi media tanam dengan kedalaman 5 cm.
  5. Buatlah pelindung atau naungan untuk menutupi stek batang buah naga tersebut.
  6. Stek disiram minimal 2 kali sehari, pagi dan sore.
  7. Pada umur 3 minggu, kamu boleh membuka naungan karena tunas pertama telah tumbuh. Ini dimaksudkan agar cahaya matahari dapat sepenuhnya memberikan cahayanya.

Proses pemeliharaan bibit dari stek ini berlangsung sekitar 3 bulan berturut-turut. Setelah tiga bulan, tingginya mencapai 50-80 cm.

Mempersiapkan Budidaya Buah Naga

Budidaya buah naga dimulai dengan beberapa proses penting. Kamu tidak melewatkannya satu pun jika ingin buah naga tumbuh sempurna.

Sebagai asumsi, kamu ingin membuat kebun buah naga seluas satu hektar. Lahan seluas itu butuh bibit sebanyak 1000-6000 bibit. Metode tanam dan pengaturan jarak tanam mempengaruhi jumlah bibit yang diperlukan. Metode budidaya yang akan dijelaskan ini merupakan metode budidaya dengan tiang panjat tunggal.

pemeliharaan buah naga

Pertama, siapkan tiang panjat yang terbuat dari beton. Tiang ini berfungsi untuk menopang tanaman. Tiang panjat berbentuk bisap pilar segiempat atau silinder. Diameternya berkisar antara 10-15 cm. Tiang panjat memiliki ketinggian 2-2,5 meter. Biasanya ditanam pada kedalaman 50 cm. Tujuannya supaya lebih kuat berdiri.

Buatlah penopang pada bagian atas tiang panjat sehingga membentuk tanda plus (+). Lalu, tambahkan ban motor bekas sehingga membentuk seperti kemudi mobil. Tiang panjat tersebut diatur berbaris dengan jarak 3 meter. Jarak tersebut dijadikan sebagai jarak tanam. Jangan lupa, buatlah saluran air dengan kedalaman 25 cm di antara barisan tiang panjat.

Ads By Google

Kalau tiang panjat sudah selesai, sekarang waktunya membuat lubang tanam. Ukuran masing-masing lubang tanam yakni 60×60 cm. Kedalamannya sekitar 25 cm. Selanjutnya, tempatkan tiang panjat di tengah lubang tanam.

Lubang tanam yang sudah disiapkan lalu diberikan media berupa pupuk dan kapur pertanian. Setelah semua media tersebut masuk ke lubang tanam, siramlah dengan air. Siram sampai basah tapi tidak boleh tergenang. Diamkan lubang hingga beberapa hari sampai kering dan terkena cahaya matahari.

Berikan 25 gram pupuk TSP setelah 2-3 hari. Cara memberikannya dengan melingkari tiang panjat berjarak 10 cm dari tiang. Diamkan selama sehari. Kamu boleh menanaminya setelah satu hari kemudian.

Cara Menanam Bibit Buah Naga

Empat bibit buah naga membutuhkan satu tiang panjat. Keempatnya ditanam mengelilingi tiang panjat. Jaraknya berkisar 10 cm.

Buah Naga dalam Pot

Buah Naga dalam Pot

Buatlah galian lubang dengan kedalaman 10-15 cm dan tanamlah bibit di dalam galian. Timbun bibit menggunakan tanah hingga padat. Lalu ikat batang keempat bibit tersebut sampai menyatu dengan tiang. Pengikatan terus dilakukan ketika tanama buah naga memanjang 20-30 cm.

Pemeliharaan Buah Naga

Yuk Lihat video ini dulu

Pemeliharaan menjadi faktor yang paling penting dalam melakukan budidaya tanaman. Cara penanaman yang baik jika tidak didukung pemeliharaan, hasilnya tidak akan memuaskan. Kamu harus melakukan dua hal dalam pemeliharaan, yaitu pemupukan dan penyiraman.

Pupuk yang dibutuhkan pada fase awal pertumuhan buah naga yakni pupuk nitrogen (N). Saat buah naga mulai berbunga, berikan pupuk yang mengandung fosfor (P) dan kalium (K). Hindari memakai urea karena batang dapat membusuk.

Kamu boleh memberikan pupuk kompos dan pupuk kandang tiga bulan sekali. Dosisnya sekitar 5-10 kg per-lubang. Ketika mulai berbunga, kamu juga boleh memberikan pupuk lagi, seperti NPK dan ZK. Dosisnya 20-50 gram per-lubang tanam. Pada tahap berikutnya, pemberian pupuk dapat disesuaikan dengan ukuran tanaman.

Selain pemupukan, kamu juga harus menyirami tanaman buah naga secara rutin. Alirkan air di drainase yang sudah kamu buat untuk menyirami tanaman. Untuk menghemat air, system irigasi tetes sangat dianjurkan. Hanya saja, kamu harus mengeluarkan biaya besar.

Setiap lubang tanam, disiram sebanyak 4-5 liter air. Kurangi penyiraman saat buah naga mulai berbunga. Lakukan penyiraman setiap 3 hari sekali di musim kering. Sementara pada musim hujan, menyesuaikan potensi hujan yang ada.

Memangkas Tanaman Buah Naga

Pemangkasan ditujukan untuk meremajakan dan pembentukan cabang produksi. Batang pokok akan terbentuk jika dilakukan pemangkasan. Pilihlah tunas yang tumuh di bagian paling atas dan batang awal. Potong saja tunas yang tumbuh di bagian bawah.

Untuk membentuk cabang produksi, kamu harus memangkas tunas yang baru saja tumbuh di batang pokok. Sisakan 3-4 tunas untuk ditumbuhkan. Tunas yang dipotong tadi akan tumbuh menjuntai ke bawah. Tumbuhkan tunas yang berada di atas sekitar 30 cm dari ujungnya.

Nah, kalau pemangkasang untuk meremajakan, potonglah bagian cabang produksi yang menurut kamu kurang produktif. Cabang tersebut biasanya sudah pernah berbuah 3-4 kali.

Memanen Buah Naga

Siklus produksi tanaman buah naga terbilang panjang, yaitu 15-20 tahun. Pada bulan ke-10 sampai ke-12 buah naga mulai berbuah pertama kali. Produksi buah naga juga tergantung ukuran bibit. Kalau ukuran bibitnya kecil, panennya mencapai 1,5-2 tahun.

pengusaha buah naga

Setiap 1 tanaman berpotensi menghasilkan 1 kg buah naga. Setiap satu tiang ada 4 tanaman buah naga. Artinya, dalam lahan satu hektar berpotensi menghasilkan 6-7 ton buah naga sekali panen.

Buah naga yang sudah siap dipanen mempunyai ciri-ciri, kulit berwarna merah mengkilap, jumbai buah kemerahan, warna hijau berkurang dan mahkota bunga mengecil. Pangkal buahnya menguncup dan berukuran bulat dengan berat 400-600 gram.

Ads By Google
Oleh :

Bermanfaat kan? Yuk Share ke :
Facebook Tweet


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *