5 Jenis Hama dan Penyakit Jangkrik Budidaya

Mimpi sukses dari jangkrik bisa pupus hanya karena menganggap remeh hama dan penyakit.

Hal tersebut merupakan akibat kelalaian pembudidaya. Seringkali mengabaikan kebersihan sehingga benih-benih penyakit bermunculan. Jangkrik yang siap panen tiba-tiba lesu, setan yang terkutuk segera membisikkan indahnya keputus asaan di saat seperti ini.

budidaya jangkrik urul lengkap

Bijaknya, Mari Kenali musuh para peternak jangkrik. Jika Anda mempunyai info mengenai hama dan penyakit lain, silahkan share di kolom komentar agar yang lain juga terbantu.

1. Mencret

Pakan dan sampah di dalam kandang bisa bercampur dengan pakan yang baru sehingga mencemarinya. Apalagi pakan tersebut dikonsumsi oleh jangkrik, bisa Anda bayangkan bukan, apa yang terjadi pada jangkrik. Pencernaannya pasti terganggu, bahkan sampai menyebabkan penyakit mencret.

JANGKRIK dan Daun

Gejala yang terlihat ketika jangkrik terserang mencret yakni, kotorannya bau sangat busuk. Jika sampai pada tahap kematian, tubuh jangkrik mengeluarkan air sangat banyak. Selain mencret, jangkrik juga rentan terkena kekurangan oksigen. Penyebabnya tak lain karena sirkulasi udara tidak lancar atau populasi jangkrik di kandang terlalu padat.

Solusi Jangkrik Mencret

Sebaiknya, buatlah lubang udara yang berukuran sedang agar sirkulasi udara tidak terhambat. Selain itu, kurangi populasi jangkrik bila terlihat sangat penuh. Kekurangan oksigen pada jangkrik dapat mengakibatkan kematian atau pertumbuhan jangkrik menjadi tidak sehat.

2. Kembung

Ads By Google

Penyakit kembung juga sering menyerang jangkrik. Penyakit ini disebabkan oleh pakan yang tidak seimbang gizinya serta suhu dalam kandang yang tidak stabil. Gejala klinis yang terlihat saat jangkrik terserang kembung, yaitu jangkrik lemas, cairan keluar dari mulut jangkrik, dan kotorannya bertekstur lembek.

3. Predator

PredatorMeskipun jangkrik hewan kecil dan termasuk hama tanaman, tapi tetap tidak luput dari serangan hama predator. Hama predator yang menjadi musuh jangkrik diantaranya, tikus, katak, cicak, dan ular. Itulah sebabnya, Anda harus memasang sekuritas dari oli atau minyak tanah di bawah kaki kandang jangkrik.

4. Lalat dan Belatungnya

Lalat adalah musuh peternak jangkrik. Pasalnya, mereka akan meninggalkan telur yang menjadi belatung. Ini merupakan sumber penyakit bagi jangkrik.

Hama Jangkrik

Anda harus mencegah kedatangan lalat dengan cara menjaga kebersihan jangkrik.

5. Kelalaian Pembudidaya

Terakhir, pencegahan hama dan penyakit yang paling utama melalui penjagaan kebersihan kandang dan bedengnya. Minimal membersihkan secara total selama 3 hari sekali. Jangan lupa untuk selalu mencuci pakan sayuran atau buah sebelum diberikan kepada jangkrik. Dengan demikian, jangkrik akan tetap sehat, produktivitas tinggi, dan terhindar dari penyakit.

Selanjutnya silahkan membaca :
5 Hama dan Penyakit Jangkrik  4 Cara Memelihara Jangkrik

7 Pedoman Budidaya Jangkrik  Jangkrik : Ini 10 faktanya
7 Pengusaha Jangkrik Sukses, ada yang tembus Milyaran, ada yang bisa Ekspor

Adakah yang ingin Anda bagikan di komentar, yuk berbagi biar sukses bareng.

Ads By Google
Oleh :

Bermanfaat kan? Yuk Share ke :
Facebook Tweet


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *