Cara Menanam Buah Naga di Dalam Pot – Urut Lengkap

Bagaimana menanam buah naga dalam pot agar kurang dari dua tahun sudah berbuah?
Kuncinya adalah pilih bibit yang bagus, letakkan pot di tempat yang tepat, dan lakukan perawatan dengan baik.

Buah naga adalah sejenis kaktus, jadi agar cepat berbuah ia perlu perlakuan khusus.

Menanam Buah Naga dalam Pot

Cara Menanam Buah Naga di Dalam Pot

Saya akan memandu anda menanam buah naga dalam pot, urut dan lengkap. Mulai dari memilih bibit sampai merawat pohon naga agar cepat berbuah.

1. Memilih Bibit

Bibit adalah kunci pertama yang menentukan berhasil tidaknya anda menanam buah naga. Bibit yang buruk hanya akan menghasilkan pohon naga tumbuh tinggi tanpa buah.

Kuncinya adalah pilihlah bibit yang sehat dan baik. Jangan sampai ada bercak di bibit itu.

Jika anda membeli bibit, lakukan pengecekan berikut ini.

  • Sudah bertunas, bibit yang baik sudah bertunas minimal empat
  • Umur bibit sudah 2 bulan atau lebih
  • Tinggi bibit (termasuk tunas baru) minimal 50 cm, yang bagus kalau sudah 80cm
  • batang hijau sehat, Tidak ada tanda-tanda penyakit
  • Tanya penjualnya, induknya sudah berbuah berapa kali, induk yang baik sudah berbuah minimal 3 kali
  • Jika anda membeli via tokopedia, pastikan membaca review pembeli sebelumnya

Bagi yang ingin membuat sendiri bibit, saya sarankan anda menggunakan metode stek agar hasilnya sama dengan induk.  Carilah induk yang sehat.

Lakukan pembibitan dengan hati hati, Silahkan mengikuti cara lengkapnya di video berikut.

Jika anda ingin mengikuti tutorial membuat bibit buah naga dalam bentuk tulisan silahkan membaca : Membuat Bibit Buah Naga Sendiri : Metode Stek

2. Menyiapkan Pot

Ada 4 jenis pot yang bisa anda gunakan. Apapun pilihan anda, ukuran pot haruslah berdiameter minimal 40 cm, lebih bagus jika 50 cm. Tinggi pot biasanya 40 cm.

Umur buah naga bisa sampai 20 tahun, pemilihan pot ini harus sesuai dengan tujuan anda menanam buah naga.  Ini 4 jenis pot yang bisa anda pilih

  1. Pot plastik
    Pot ini paling murah dan paling mudah didapat. Anda bisa membelinya di toko pot, membuatnya dari ember air, atau bahkan bekas wadah cat.
    Kelemahannya adalah setelah 3 s.d. 4 tahun pot harus diganti karena aus atau pecah.
    Anda sebaiknya memilih pot ini jika tujuan bertanam buah naga anda adalah untuk dijual
  2. Pot Keramik
    Untuk masalah estetika, ini paling bagus. Bentuknya paling ok, bisa warna warni. Bisa bertahan bertahun tahun.
    Jeleknya jika dipindah ia mudah pecah.
    Untuk Anda yang ingin menjadikan buah naga sebagai hiasan, pot ini paling cocok. Keren kan, hiasan yang bisa menghasilkan buah bertahun tahun.
  3. Pot Tanah Liat
    Pot ini sama awetnya dengan pot keramik, namun warnanya terbatas hitam atau coklat saja. Umurnya lama dan kokoh, harganya lebih murah.
  4. Pot Drum 
    Pernah lihat drum yang besar itu, biasanya wadah aspal atau oli. Iya ternyata drum bisa jadi pot buah naga. Harganya murah, cukup awet, tapi secara estetika kurang bagus dan dalam jangka panjang muncul karat.
  5. Out Of the Box : bukan di Pot tapi di atas ruko
    Iya, ada lho orang yang sukses membudidayakan buah naga di atas ruko Menurut beliau umur buah naga untuk berbuah adalah 5 bulan s.d. 1,5 tahun.  Yuk lihat videonya

Sudah menentukan jenis potnya? oke apapun potnya , pilihlah yang diameternya minimal 40cm

3. Membuat Tiang Panjatan

Pohon naga tumbuhnya menjulang tinggi, tapi batangnya tidak kokoh. Ini karena pohon buah naga adalah sejenis kaktus yang isi batangnya adalah air, bukan kayu.

Anda bisa membuat tiang panjatan dari kayu maupun beton. Bentuknya kurang lebih seperti gambar ini. Bagian atas bisa anda kreasikan sendiri sesuka hati yang penting bisa membantu sulur (batang) buah naga menyebar.

tiang panjatan

Apakah boleh membuat tiang panjat setinggi tiang PLN atau mengganti tiang panjat dengan pohon hidup yang sudah tinggi? seperti pohon rambutan yang gagal berbuah?

Saya sarankan buatlah tiang panjat setinggi 2 meter saja. Jika tiang panjat anda terlalu tinggi, pohon buah naga akan fokus tumbuh ke atas bukan fokus berbuah.

4. Membuat Media Tanam

Media tanam ini akan kita masukkan ke dalam pot.

Buah naga itu sejenis kaktus. Ia tidak mau hidup di media tanam yang sangat basah. Setelah hujan lebat media tanam harus segera kering kembali.  Inilah sebabnya kenapa anda tidak boleh menggunakan 100% tanah sebagai media tanam.

Bahan untuk membuat media tanam :

  • Tanah
  • Pasir
  • Pupuk kandang (sebaiknya dari kotoran ayam)
  • Batu bata merah atau kerikil
  • Kapur pertanian 100 gram (tidak wajib, tapi sebaiknya ada)
Ads By Google

Caranya :

  1. Masukkan kerikil atau batu bata merah yang sudah anda hancurkan kecil kecil ke dalam pot. Tujuannya untuk porositas, agar air tidak terlalu menggenang dalam pot.
  2. Masukkan Tiang Panjat ke dalam pot.
    Jika anda menanam lebih dari 1 buah naga dalam 1 pot, tiang panjat diletakkan di tengah. Tetapi jika hanya 1 buah naga per pot, letakkanlah tiang panjat di pinggir.
    Umumnya 1 pot untuk lebih dari 1 buah naga, paling banyak empat.
  3. Campur tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1 : 1 . Setelah tercampur masukkan ke dalam pot, beri juga kapur pertanian jika ada.
  4. Siram pot yang sudah berisi media tanam. Diamkan sehari agar merata.
  5. Hari berikutnya media tanam sudah siap

5. Memindahkan Bibit ke Pot

Bagian ini sangat saya sukai, akhirnya pohon buah naga siap masuk ke pot. Ayo kita mulai, caranya :

  1. Ambil bibit buah naga dari polybag, tanah dari polybag boleh diikutkan atau di buang.
  2. Masukkan Bibit tadi ke pot yang sudah ada isinya media tanam dan tiang panjat, masukkan 10 cm saja lalu tekan tekan media tanamnya agar kokoh.
  3. Ikat dengan tali rafia agar kokoh
  4. Sekarang simpan pot yang sudah berisi buah naga anda ke tempat yang agak teduh. Biarkan dia hidup, biasanya 1-2 minggu.

menanam buah naga dalam pot

Kalau sudah ada tanda kehidupan, misalnya muncul tunas baru, segera pindahkan ke tempat yang terkena cahaya matahari langsung.
Ingat, Buah naga adalah sejenis kaktus, ia butuh sinar matahari langsung.

Melakukan Perawatan dan Pemeliharaan

a. Menyiram 

Siramlah buah naga anda, secukupnya saja. Jangan sampai menggenang. Jika musim kemarau siram 2 kali sehari

b. Memangkas

Pangkaslah sulur buah naga yang tidak sehat. Pangkas juga jika sulur terlalu tinggi. pangkas tunas baru jika terlalu banyak, lebih lebih saat belum mencapai puncak tiang panjatan.

c. Pemupukan

Bisa menggunakan pupuk kandang atau pupuk buatan. Pupuk buatan yang cocok adalah NPK dan yang tidak cocok adalah urea.

Di awal pertumbuhan gunakan pupuk yang kandungan N nya tinggi, misalnya pupuk kandang dari kotoran ayam.

Saat masa dewasa (siap berbuah) gunakan pupuk yang kandungan P dan Knya tinggi, contohnya pupuk kandang dari kotoran kambing.

d. Membersihkan rumput/gulma

Rumput  dan gulma bisa mengambil nutrisi yang seharusnya diambil buah naga kita. Mereka juga bisa mengundang hama seperti bekicot dan semut. Jadi, rajin rajinlah membersihkan.
Membasmi Hama dan Sulur berpenyakit

Meski jarang, buah naga juga bisa diserang hama. Rajin rajinlah mengecek, buanglah jika ditemukan daun busuk atau berbercak atau diserang kutu putih, daun yang diserang bisa menular jadi harus segera ditangani

Hilangkan bekicot di sekitar pohon naga, buanglah sarang semut yang ada. Bekicot memakan tunas tanaman dan semut bersekongkol dengan kutu untuk menghancurkan buah anda.

e. Memastikan Cahaya Cukup, Jika Ada Dana:  Buat Cahaya Buatan

Iya buah naga adalah sejenis kaktus. Anda harus meletakkan pot di tempat terbuka yang pencahayaannya cukup. Jika ada dana lakukanlah seperti para petani banyuwangi, mereka menggunakan cahaya buatan dari lampu bohlam kuning. Efeknya : Buah naga berbuah sepanjang tahun, yuk lihat videonya.

Nah bagaimana pengalaman anda dengan buah naga. Saya senang sekali jika anda mau bercerita di komentar.
Selanjutnya silahkan membaca :

Lengkap dan urut: Menanam Buah Naga Dalam Pot  18 Hama Penyakit Buah Naga Menurut IPB

6 Jenis Buah Naga Indonesia  8 Pengusaha Buah Naga Sukses

Cara Cepat Budidaya Buah Naga di Kebun  50 Manfaat Buah Naga Merah

Apakah menurut anda artikel ini bagus? Jika iya, Anda hanya butuh waktu 1 menit untuk menshare ke facebook atau whatsapp dan teman anda akan tahu hal menarik ini

Ads By Google
Oleh :

Bermanfaat kan? Yuk Share ke :
Facebook Tweet


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *