Peluang Bisnis Makanan Khas Daerah Selalu Ramai

Setiap berkunjung ke daerah tertentu, kita pasti menyempatkan waktu untuk berburu kuliner atau makanan khas daerah tersebut. Entah makanan ringan, minuman, atau makanan beratnya, bukan? Menyantapnya mendatangkan kenikmatan tersendiri.

Bisnis Makanan khas

Pernahkah Anda berpikir berapa keuntungan yang didapat oleh pengusaha makanan khas tersebut dalam sehari atau sebulan? Belum lagi jika memasuki musim liburan dimana banyak turis asing maupun domestik berdatangan. Peluang bisnis makanan khas daerah ini akan selalu ada.

Artikel ini akan membimbing Anda memulai usaha makanan khas dari nol. Saya membaginya menjadi 4 bagian.

Kisah Sukses Menjual Makanan Khas

Beliau adalah ibu Ida Widyastuti. Wanita tangguh yang menjadi wanita femina ini memang pekerja keras.

Ida Widyastuti mekarsari surabaya sidoarjo

Tinggal tanpa ibu sejak kecil, bu ida sadar bahwa pilihan hidupnya hanya satu : bekerja keras.

Sadar tidak mampu melanjutkan kuliah, bu Ida memilih bekerja sebagai karyawan pabrik di Batam. Di sini jiwa bisnis beliau mulai terihat. Saat jam istirahat tiba beliau membuka lapak di dekat toilet dan menjual kebutuhan para karyawan.

Melihat keinginan bisnisnya sangat menggebu gebu, Bu Ida memutuskan resign dari pabhriknya. Ia didukung penuh sang suami. Selanjutnya ia berjualan mlinjo dan menggunakan teknik harga murah.

Sekarang Bu Ida sudah punya toko oleh oleh sendiri dengan brand Mekarsari.  Toko oleh oleh ini terletak di sidoarjo jawa timur.

terlepas dari berbagai penghargaan yang diterima, Prestasi keren bu Ida adalah mampu meresignkan suaminya dari poerusahaan otomotif ternama. Selain itu, beliau berdua juga membawahi sedikitnya 50 UKM untuk menjual makanan khas bersama – sama.

Profil bu ida juga kami cantumkan di :

7 Pengusaha Makanan Ringan Ini Sukses Omset Jutaan dari Nol

Profil beliau juga bisa anda simak di video ini :

Perhitungan Modal Usaha Makanan Khas

Dalam memulai usaha, kita perlu memperkirakan perhitungan segala kebutuhan kita. Di bawah ini saya telah merincikan perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk memulai usaha makanan khas.

  1. Biaya sewa tempat+display (ruko atau toko, biaya ini bisa ditiadakan jika Anda sudah memiliki tempat display sendiri) = Rp 15.000.000,00 (kurang lebih)
  2. Produk makanan kering atau basah dalam kemasan (tergantung pilihan Anda) = Rp 10 – 15 juta
  3. Biaya operasional :
  • Transportasi = Rp 500.000,00
  • Gaji pegawai (1 orang) = Rp 700.000,00 – Rp 1.000.000,00
  • Biaya listrik, air, internet (untuk pemasaran online) per bulan = sekitar Rp 700.000,00
  1. Timbangan digital (7-15kg) @Rp 100.000,00 – Rp 1.000.000,00 (tergantung berapa banyak timbangan digital yang mau Anda letakkan di dalam toko). Penggunaan timbangan digital untuk memudahkan dan mempercepat proses penimbangan barang-barang yang dibeli pembeli.

Perkiraan hitungan di atas bisa kurang atau lebih di awal memulai bisnis.

Aneka Buah Tangan Khas Daerah

Buah tangan atau oleh-oleh khas suatu daerah banyak macamnya. Keanekaragamannya tergantung pada hasil alam, kelihaian masyarakat sekitar dalam mengolahnya, dan kejelian para pengusahanya.

Ads By Google

Artikel di sini menjual jenis makanan secara umum, kalau anda  ingin yang sudah khusus misal keripik jenis apa yang laris di pasaran, makanan khas mana yang sudah terbukti menghasilkan ratusan juta, yuk baca :

Diantara jenis-jenis makanan khas daerah yang sering dijadikan oleh-oleh adalah:

1. Keripik

Makanan ringan berbunyi kriuk kriuk ini sudah identik dengan oleh-oleh. Ada keripik singkong, keripik pisang, keripik ubi, keripik tempe, keripik apel Malang, keripik gapit Cirebon, keripik anggur, keripik oncom, keripik melon, keripik getuk, keripik daun kemangi, keripik bayam, keripik semangka, keripik simping, dan masih banyak keripik lainnya. Keripik tersebut tercipta kebanyakan dari hasil olahan masyarakat di daerahnya sendiri.

2. Manisan

Manisan adalah makanan yang diolah dengan menggunakan gula. Manisan ada yang terbuat dari buah dan ada pula yang terbuat dari sayuran seperti cabai. Dari cara pengolahannya, manisan dibedakan menjadi manisan basah dan manisan kering.

Asinan dan Manisan Khas

3. Asinan

Asinan adalah makanan yang khas dari Bogor. Asinan terbuat dari buah-buahan atau sayuran dengan tambahan kuah pedas gurih. Kadang asinan ditambah pula dengan taburan kacang goreng dan tahu putih.

Asinan lain yang tak kalah terkenal dari asinan Bogor adalah asinan rambutan. Asinan ini khas dari Banjarmasin dan Pontianak, Kalimantan.

sumber : www.okezone.com

4. Kue basah

Camilan bertekstur lembut, empuk, dan memiliki rasa khas ini sangat mudah kita temui di   berbagai daerah di Indonesia. Kue ini biasanya terbuat dari bahan tepung maupun sagu dengan tambahan santan. Kue basah yang merupakan makanan khas daerah diantaranya bika Ambon, apem, serabi, barongko, talam, risoles, dan lain-lain.

5. Kue kering

Camilan dengan tekstur krispi, gurih, manis, dan asin ini dapat dengan mudah kita temui di daerah mana saja. Dalam daftar oleh-oleh Anda saat berkunjung ke suatu daerah, pasti ada 1 atau 2 kue kering yang terselip. Kue kering juga kerap hadir saat perayaan hari besar tertentu.

6. Buah segar dalam kemasan

Belimbing adalah salah satu oleh-oleh khas Kota Depok. Seringkali belimbing  yang dikemas dalam botol adalah belimbing dalam bentuk jus. Namun, banyak pula penjual buah belimbing segar dan utuh yang mengemasnya sebagai buah tangan.

Begitu pula dengan daerah-daerah lain seperti Papua yang merupakan penghasil buah merah, Medan penghasil durian montong super lezat, dan Bandung penghasil stroberi super merah.

7. Makanan berbumbu khas

Indonesia kaya dengan makanannya yang berbumbu khas. Baik itu makanan ringan seperti kue-kue basah bersaus karamel, maupun makanan berat bersaus kacang. Makanan khas daerah yang sering dijadikan oleh-oleh diantaranya pecel Madiun, batagor, tahu thek-thek, pical sikai Bukit Tinggi, dan tahu gimbal Semarang.

8. Minuman khas

Minuman khas dalam kemasan yang sering dijadikan oleh-oleh para turis domestik maupun mancanegara adalah bir pletok khas Betawi, sirup jeruk kunci khas Bangka, bir Bali (yang tak memabukkan), kopi Aceh, kembang tahu, dan bajigur. Tidak heran jika ragam minuman khas ini juga sampai mendunia. Selain enak, minuman ini juga berkhasiat menghangatkan tubuh.

Bagaimana, apa Anda tertarik mencari peluang dari berbisnis minuman khas ini?

Tips Menjual dan Memasarkan Makanan Khas

Ada banyak poin yang mesti Anda perhatikan dalam memasarkan produk makanan khas daerah. Saya telah mengumpulkan poin-poin tersebut.

  1. Jual makanan khas yang Anda sukai. Biasanya makanan yang kita sukai akan membawa pengaruh besar dalam bisnis kita sendiri. Meski begitu, Anda bebas menentukan ingin menjual makanan yang seperti apa.
  2. Pelajari harga pasar. Ambil harga yang sama untuk produk yang sama. Misalnya, Anda mau menjual keripik sanjay yang sama dengan keripik sanjay lainnya, pastikan Anda menjual dengan harga yang sama.
  3. Jika Anda ingin menaikkan harga jual, saran saya Anda bisa meningkatkan keunikan produk Anda. Misalnya, kemasa keripik sanjay Anda dibuat berbeda dengan bahan plastik berbentuk tabung yang modern. Dan pastikan juga budget untuk membuat kemasan baru ini sesuai dengan kantung Anda.
  4. Gunakan promosi yang saat ini sedang banyak digunakan orang. Apalagi kalau bukan social media dan Pelajari bagaimana caranya supaya produk Anda berada di urutan teratas mesin pencari Google
  5. Jangan remehkan promosi dari mulut ke mulut. Saat produk kita diterima baik oleh satu orang, saat itu pula promosi dimulai. Entah bagaimana satu orang ini akan bercerita tentang lezatnya makanan Anda, apakah lewat tulisan seperti di social media atau bicara langsung dengan orang di hadapannya.
  6. Kualitas akan berbicara dengan bahasanya sendiri. Kalau Anda punya produk yang bagus, saya jamin produk itu akan sekaligus menjadi media promosi yang sangat efektif. Tanpa Anda harus merogoh kantung lagi untuk biaya iklan atau promosi.  
  7. Gali terus inovasi di bisnis ini. Entah inovasi dari cara berpromosi, cara mengolah makanan, atau mengemas produk.
  8. Perluas pergaulan dengan sesama pengusaha makanan atau usaha lainnya. Mungkin pengusaha pembuat label kemasan, pengusaha media promosi, mal atau hotel. Siapa tahu Anda bisa memasukkan produk Anda ke dalam mal atau hotel tertentu.
  9. Membuat komunitas pencinta produk Anda. Komunitas seperti ini biasa dibentuk dari sesama pengguna social media seperti Instagram. Dengan adanya komunitas, penjualan Anda bisa terdongkrak.
  10. Selalu berdoa dan berusaha jujur.

Semoga artikel ini bermanfaat dan Anda sukses dengan bisnis yang dijalani.

Ads By Google
Oleh :

Bermanfaat kan? Yuk Share ke :
Facebook Tweet


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *