Lengkap: Ini 9 Cara Pemasaran Ikan Nila Budidaya

Memasarkan nilai dengan harga jual tinggi adalah impian para pembudidaya. Nah sebagai pembudidaya anda bisa mencoba cara cara berikut ini.

Cara Pemasaran Ikan Nila

Bagaimana Cara Pemasaran Nila yang Paling Menguntungkan

Akan saya mulai dari yang paling mudah.

1. Dijual ke Pedagang Pengepul (Pengumpul)

Anda tinggal menghubungi pengepul. Dia akan datang ke anda. Kelebihannya adalah pengepul umumnya siap kapanpun anda punya akan, hanya saja harganya akan jauh lebih miring daripada teknik berikutnya.

Pengepul akan mengambil ikan ke kolam sehingga tidak perlu repot. Dia harus memastikan Ikan nila yang diambil sesuai dengan pesanan pedagangnya.

ipb panen ikan nila besar
sumber : antarafoto.com

Misal Harga di pasar 30.000 per Kg, harga di pengepul biasanya 25.000 per kg. Selisih ini diklaim pengepul karena dia menanggung biaya bensin dan harus mendistribusikan ke pengecer. Mereka juga menanggung jika ikan tidak laku laku.

Meski harga jualnya tidak tinggi, teknik ini paling banyak digemari.

2. Di jual ke pedagang pengecer di pasar dan toko.

Anda heran dengan selisih harga pengepul dan pasar? jangan heran. Jual langsung saja ke pedagang pasar.

Menjual ke pedagang pasar tidak semudah yang saya bilang.

Penjual di pasar adalah pebisnis, mereka butuh keberlangsungan.

Pasar Ikan Nila
bernegosiasi dengan pedagang pasar, sumber : pexels.com

Artinya dalam satu tahun anda harus menjamin punya stok ikan untuk para pedagang tersebut. Tidak hanya saat musim panen saja.

ada beberapa trik agar anda bisa mensuplai pedagang pasar sepanjang tahun, berikut caranya :

  • Membuat beberapa kolam, masing masing kolam didesain untuk panen di waktu yang berbeda. Usahakan bisa panen sepanjang waktu setahun penuh.  Misal anda punya 24 kolam dan diatur panen tiap 2 minggu. Saya yakin, satu kolam tidak untuk sekali panen tapi bisa dipanen selama 2 minggu.
  • Bekerja sama dengan petani lain. Iya anda cukup bekerja sama dengan petani lain agar bisa menyediakan ikan nila segar sepanjang tahun kepada penjual pasar.

3. Dijual ke Pemilik Warung Makan, Katering Nasi Box, atau Restoran.

Memilih cara ini artinya sedikit bekerja ekstra. Anda menawarkan ke warung makan atau restoran. Harga yang didapat pun cukup lumayan. Tidak hanya rumah makan besar, anda pun harus mencoba warung makan lesehan.

nila lesehan
sumber : Wikipedia

Pemilik warung senang karena bisa mendapat harga di bawah harga pasar. Anda pun tersenyum karena mendapat harga di atas harga pasar tradisional.

Tips : Berikan jasa antar kepada restoran yang membeli dalam jumlah besar.

oh ya sisa sayuran di warung makan juga bisa jadi pakan nila, daripada dibuang mending diserahkan ke anda.

4. Dijual sendiri

Mengapa tidak menjual sendiri. Cukup kabari tetangga bahwa anda menjual ikan nila. Kabari ibu ibu tetangga dan para pembantu rumah tangga. Mereka akan senang bila mendapat nila murah tanpa harus ke pasar. Titip juga ke tukang sayur dan ikan keliling.

Pemasaran Ikan Nila dengan cara ini akan lebih keren lagi jika ikannya masih di air. Tidak harus di kolam, cukup di kotak yang ada airnya.

Baliho Jual Ikan Nila
sumber : Tokopedia

Anda bisa memulai jualan dengan memilih cara berikut, bisa pilih satu, dua, atau lakukan semuanya :

  • Menaruh plank jual nila di depan rumah, tidak harus mahal, yang penting ada tulisannya jual ikan nila dan no hp. Jika tidak ada uang untuk membuat banner/poster cukup tulis pakai tangan. Lebih bagus lagi kalau di teras rumah anda pasangi aquarium berisi nila hidup.
  • Memberi tahu ibu ibu arisan sekompleks bahwa anda jual nila
  • Membagikan gratis 1 ikan nila ke tetangga 1 RT, ini sebagai teknik pemasaran sekaligus pemberitahuan bahwa anda menjual nila kualitas bagus. Selain itu, percayalah : banyak sedekah banyak rejeki
  • Mengumumkan di grup whatsapp RT / Perumahan bahwa anda penjual ikan nila
  • Membuat status di whatsapp bahwa anda menjual ikan nila. Pastikan foto nilanya bagus dan tetangga anda sudah menjadi teman di wa.

Jangan malu untuk menjual nila ke tetangga atau saudara, jualan nila sehat itu halal.

Tips : Selain menjual nila, sebaiknya anda menjual ikan lain juga. Tips ini tidak wajib 😀

5. Jual Nila Online untuk dalam kota, bisa melalui Google Maps, Facebook atau OLX

Di jaman secanggih ini, menjual nila online bukanlah suatu kelucuan. Ini serius. Siapakah sebenarnya target kita dalam menjual nila online?

  1. Orang baru yang belum hafal daerah kita,  mereka biasa mencari ikan nila di internet
  2. Orang punya hajat
  3. Pemilik restoran
  4. Pasangan milenial yang tidak suka ribet

Anda bisa menjual nila secara online di beberapa situs berikut :

  • Tokopedia dan sejenisnya, pastikan anda mengaktifkan fitur go send agar ikan bisa diantar dengan gojek
  • Facebook, masuk ke grup bursa jual beli di satu wilayah, mulai dari tingkat kecamatan sampai kabupaten. Banyak orang posting di grup itu, anda harus rajin posting juga
  • OLX, jangan ragu memasang di OLX, tempat ini menyediakan fitur pencarian area.
  • Whatsapp melalui status, status anda bisa dilihat oleh orang yang anda simpan sebagai kontak dan menyimpan kontak anda.
  • Google Maps, ini menurut saya yang paling penting untuk jangka panjang. Jika pelayanan anda bagus orang akan memberikan bintang yang bagus. Makin banyak yang mereview bagus, makin bagus reputasi anda.
  • Sosial media lain seperti instagram

Bagaimana Pemasaran Ikan Nila Skala Besar?

Selain menjual untuk kebutuhan dalam kota, cara – cara ini wajib dicoba untuk menjual nila skala besar.

6. Jual ke luar kota

Percayakah anda bahwa sebenarnya nila bisa dijual ke luar kota. Padahal di setiap kota sudah ada nila. Menurut penelitian di sukoharjo, ini benar terjadi. Hanya saja harganya lebih murah dari pedagang pengepul

7. Kerja sama dengan Swalayan seperti Superindo dan Carefour Transmart

Swalayan Ikan nila
sumber : pexels.com

Mimpi banyak orang bisa berjualan di swalayan. kelebihannya Harga jual ikan di sini lebih mahal daripada di pasar.  kelemahannya : meski ikan bukan objek pajak PPN, beberapa supermarket mewajibkan  anda menjadi pengusaha kena pajak. tertarik menjual ke supermarket? gampang, hubungi bagian UKM supermarket tersebut. cari di google nanti ketemu nomornya.

8. Ekspor? Kenapa tidak.

Menurut beritasatu, sebuah PT di klaten berhasil mengekspor nila ke kanada, Amerika, dan Eropa.

Tunggu, jangan berkecil hati saat mendengar kata perusahaan.  Setahu saya kalau mau mengekspor harus berbentuk badan hukum.

Nah alih alih anda menjadi kelompok tani, bukankan sebaiknya menjadi perseroan terbatas (PT). Di mata asing PT lebih bermutu daripada asosiasi, PT terkesan lebih profesional.

9. Desa Wisata Nila

Sekarang ramai bermunculan desa wisata. Nila juga punya potensi. baik dari tiket wisata maupun penjualan ikan matang dan mentah.

Buatlah daerah yang hijau bagus dan banyak ikan nilanya. berikan pemandangan khas pedesaan yang asri, bukan sekedar kolam segiempat di tengah sawah. Anda harus bisa mengelola lokasi ini supaya kalau difoto hasilnya bagus.

Membuat desa wisata artinya mengelola media. Anda harus mengontrol agar berita yang disajikan tentang desa wisata anda selalu menarik. Baik dari segi foto maupun isi. Belajarlah kehumasan.

 

Tidak semua cara yang saya bicarakan harus dicoba. Tetap Fokus membudidayakan ikan nila, Coba satu teknik pemasaran yang cocok, baru ke cara berikutnya.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.